Hallo Sobat Fernanda, semoga kita selalu di berikan kesehatan, keberkahan dan kelancaran. Kali ini Fernanda akan mengulas tentang Jarik Sido Asih. Berikut ulasannya.
Jarik Sido Asih memiliki karakteristik pola semen yang berasal dari kata semi. Jarik ini bermuatan gambar tumbuhan atau gunung yang merupakan tempat berseminya tanaman. Selain itu juga ada ornamen tangkai tanaman, kuncup bunga, dedaunan dan bahkan bunga. Secara filosofi, sido asih ini memiliki artian pengharapan manusia akan kehidupan yang penuh kasih sayang. Jarik ini berasal dari Yogyakarta dan Surakarta. Sido Asih yang berasal dari Yogyakarta biasanya digunakan oleh pengantin perempuan saat memasuki malam midodareni.
Motif ini berupa geometris segi empat berwarna coklat. banyak mengandung doa agar kehidupan rumah tangganya selalu dipenuhi kasih sayang, harmonis dan saling mencintai. Pemakaian jarik ini pada era kerajaan atau keraton digunakan oleh putri raja yang akan menjadi pengantin. Begitu juga dengan zaman sekarang, jarik ini digunakan oleh kalangan mana saja yang akan menjadi pengantin. Jarik sendiri merupakan lembaran kain yang di ikat atau tanpa membutuhkan jahitan








0 comments:
Post a Comment