Personal Blog @Fernanda Petrova, Blog yang membahas tentang Jenis Kain tradisional Nusantara

Tuesday, September 26, 2023

BATIK INDONESIA (JAWA)

 

Hallo Sobat Fernanda, semoga kita selalu di berikan kesehatan, keberkahan dan kelancaran. Kali ini Fernanda akan mengulas tentang Batik. Berikut ulasannya.

BATIK

Batik tidak lepas dari budaya jawa. Batik berasal dari kata ambatik yang artinya sebuah kain dengan banyak titik. Sejarah batik di Indonesia erat kaitannya dengan perkembangan dari Kerajaan Majapahit. Menurut berbagai sumber, pengembangan dari batik banyak dilakukan pada zaman kesultanan Mataram, kemudian berlanjut ke zaman Kasunan Surakarta serta Kesultanan Yogyakarta. Rekam jejak di Pulau Jawa inilha yang menyakinkan pulau jawa sebagai pusatnya seni batik yang telah berkembang hingga saat ini.

Awal motif batik adalah bentuk binatang dan tanaman lalu berkembang pada motif awan dan relief candi. Batik merupakan kain yang dilukis dengan menggunakan cairan lilin malam dengan menggunakan sebuah alat yang bernama canting. Dengan lilin dan canting tersebut, para pengrajin batik melukis dan menggambar di atas kain sehingga terciptalah sebuah motif batik.


Macam - macam Batik dan motif nya

Batik Yogya  ( Motif Batik Keraton )

Salah satu daerah yang memiliki ragam hias dan motif adalah Yogyakarta. Selain itu juga batik Yogyakarta memiliki makna filosofi yang terkandung didalamnya. Pemilihan warna batik tidak lepas dari pengaruh geografis dan kondisi alam Yogyakarta yang kehidupan masyarakatnya dulu selalu berhubungan dengan tanah dan pertanian. 

Warna yang cenderung  digunakan : coklat, biru, putih,hitam. Warna coklat sebagai warna tanah lempung yang subur sehingga diharapkan dapat membangkitkan rasa kebahagiaan, kerendahan hati, kesederhanaan dan sifat “membumi“. Warna biru dipercaya dapat memberikan rasa ketenangan, kepercayaan, kelembutan pekerti, keikhlasan dan kesetiaan. Warna putih melambangkan sinar kehidupan, kesucian, ketentraman hati dan keberanian dan sifat pemaaf pemakainya. Dan warna hitam melambangkan kekuatan, kekekalan, kemewahan, kemisteriusan serta keanggunan.

Salah satunya yang terkenal adalah motif batik kawung ,  parangkusumo, sidoasih.

Motif batik kawung dulunya digunakan oleh pejabat kerajaan. Karena arti dari batik tersebut melambangkan keperkasaan dan keadilan. Motif batik ini berbentuk bulatan bulatan yang menyerupai buah kawung atau aren yang disusun secara geometris. Adapun artinya adalah sebagai lambang terjadinya manusia dengan harapan kita sebagai manusia tidak melupakan asal usulnya.


Motif batik Parangkusumo atau yang dikenal dengan Dongeng mengenai Pangeran Jawa, merupakan salah satu motif batik paling tua di Yogyakarta. Dahulunya batik ini digunakan oleh keturunan raja saja terutama saat tengah berada di dalam keraton. Motif ini mengandung nilai sekaligus petuah agar manusia tidak mudah menyerah terhadap segala hal yang terjadi dalam kehidupan. Pola yang ada di dalam motif ini menggambarkan konsistensi manusia dalam memperbaiki diri dari waktu ke waktu, pantang menyerah untuk mencapai kesejahteraan, serta menggambarkan bagaimana manusia memperbaiki hubungan dengan Sang Maha Pencipta, alam maupun sesamanya.


Motif batik Sido Asih merupakan salah satu jenis batik Keraton yang bermuatan gambar tumbuhan atau gunung ini berasal dari kata Sido adalah jadi, berkesinambungan terus menerus sedangkan asih artinya kasih, cinta, sayang.Selain itu juga batik ini memiliki filosofi kasih sayang yang terus menerus tumbuh di antara sesama manusia. Motif batik ini didominasi oleh warna natural dan juga klasik.



Batik Pekalongan Jawa Tengah  ( Motif Batik Tujuh Rupa )

Motif Batik Tujuh Rupa merupakan perpaduan kebudayaan lokal dengan etnis cina. Mengingat pada zaman dulu, daerah Pekalongan merupakan tempat transit pedagang dari berbagai negara. Batik ini mempunyai motif bergambar alam atau hewan yang dipoles dengan warna terang. Corak batik ini mengandung kekayaan alam dari wisata Pekalongan yang digambarkan dalam tujuh motif yang berbeda.


Batik Cirebon ( Motif Batik Mega Mendung )

Motif Batik Mega Mendung terinspirasi dari motif kebudayaan cina. Ini tidak terlepas dari sejarah bawah Cirebon yang terletak di daerah pantai utara Jawa merupakan tempat pertukaran budaya dari luar dan mancanegara. Motif batik ini  memiliki pola mirip awan dan langit . Alasannya karena Cirebon merupakan daerah yang dekat dengan pesisir pantai, motif batik lebih terang dibandingkan dengan motif batik daerah lain. Batik Mega Mendung memiliki filosofi bahwa masing-masing insan manusia semestinya pandai dalam membendung afeksinya dalam keadaan dan suasana apapun. 


Batik Jakarta ( Motif Ondel - Ondel )

Motif ini dibuat mengankat figur Ondel-Ondel sebagai boneka yang dapat menolak bala . Motif ini mengandung harapan agar pemakainya mendapat kehidupan yang lebih baik serat jauh dari bala. Biasanya motif jenis ini digunakan di acara acara besar budaya Betawi.


Batik Solo ( Motif Batik Sogan )

Batik Sogan merupakan batik klasik dari Solo. Nama Sogan diambil dari pohon soga yang digunakan untuk membuat batik ini. Batang pohon soga sendiri berwarna coklat kekuningan. Hasil dari batik ini berwarna senada yaitu coklat kekuningan. Motif Batik Soga mengikuti motif keraton klasik dengan warna orange muda dan coklat.

Makna batik ini melambangkan pribadi yang hangat, rendah hati, baik hati, kebersamaan dan tenang. Hal ini sesuai dengan kepribadian orang Jawa yang mengutamakan rasa dalam segala hal yang mereka lakukan.


Batik Semarang 

Batik Semarang tidak memiliki motif yang baku namun produknya bisa dikenali dengan motif naturalis dan realistik seperti burung merak yang melambangkan keindahan dan perlindungan keluarga, bangau yang menjadi simbol panen dan kemakmuran, kupu kupu melambangkan keindahan, kesuburan dan harapan mencapai kedudukan yang tinggi. Warna cerah menjadi ciri khas Batik Semarang.


Batik Bali ( Ulamsari Mas )

Motif ini berisikan gambar ikan dan udang yang merupakan contoh hasil laut dari nelayan di Bali. Secara tersirat. Motif Ulamsari Mas melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan. 


Demikian sobat Fernanda ulasan tentang tersebut diatas. Fernanda yakin bahasan ini jauh dari sempurna, dan fernanda harap sobat fernanda dapat menyempurnakannya dengan memberikan komentar kritik dan saran yang membangun atas bahasan ini. Sampai bertemu kembali sobat fernanda di postingan Fernanda yang akan datang. Salam Sehat dan Salam Sukses Selalu, Semoga Kita Semua selalu di berikan kemudahan dan kelancaran, Amin.


Share:

0 comments:

Post a Comment

Translate

Pages

Powered by Blogger.