Hallo Sobat Fernanda, semoga kita selalu di berikan kesehatan, keberkahan dan kelancaran. Kali ini Fernanda akan mengulas tentang Surjan Yogyakarta. Berikut ulasannya.
Pakaian adat Surjan Yogyakarta menggunakan kain lurik. Pakaian ini digunakan pada saat pelaksanaan upacara adat yang dipadukan dengan kain jarik dan blangkon. Dahulunya, pakaian ini didesain oleh Sunan Kalijaga dan digunakan oleh raja-raja Mataram hingga saat ini. Kata Surjan diambil dari bahasa arab” sirajan munira” yang artinya cahaya yang menerangi. Pakaian surjan memiliki motif garis lurus yang sejajar yang artinya pemisah. Maksud dari pakaian ini adalah melambangkan batas antara kebaikan dengan keburukan.
Dalam perkembangannya, motif lurik tidak hanya garis membujur saja, tetapi terdapat motif kotak. Selanjutnya muncul surjan ontrokusuma yang bermotif bunga. Jenis dan motif kain ini terbuat dari kain sutra bermotif hiasan berbagai macam bunga. Biasanya surjan jenis ini digunakan oleh pejabat dan kalangan bangsawan keraton.
Demikian sobat Fernanda ulasan tentang tersebut diatas. Fernanda yakin bahasan ini jauh dari sempurna, dan fernanda harap sobat fernanda dapat menyempurnakannya dengan memberikan komentar kritik dan saran yang membangun atas bahasan ini. Sampai bertemu kembali sobat fernanda di postingan Fernanda yang akan datang. Salam Sehat dan Salam Sukses Selalu, Semoga Kita Semua selalu di berikan kemudahan dan kelancaran, Amin.








0 comments:
Post a Comment