SONGKET PALEMBANG
Hallo Sobat Fernanda, semoga kita selalu di berikan kesehatan, keberkahan dan kelancaran. Kali ini Fernanda akan mengulas tentang Songket Palembang. Berikut ulasannya.
Awal mula Songket Palembang berasal dari pedagang Cina yang membawa sutra, pedagang India dan Timur Tengah membawa emas, kemudian jadilah kain songket yang berlapis emas di tangan orang Palembang. Keberadaan kain songket Palembang juga erat dikaitkan dengan kejayaan Kerajaan Sriwijaya yang berpusat di Palembang.
Konon oada saat itu, orang orang yang menggunakan songket ini adalah keturunan raja, sultan atau kerabat keraton.
Pembuatan kain Songket ini menggunakan bahan baku benang sutera asli yang sebelumnya diberi lapisan emas masih berwarna putih. Benang tersebut kemudian dimasukkan dan di desain ke dalam alat penenun yang biaa disebut dengan dayan. Semua bagian dayan, yaitu cagak dan beliro mempunyai fungsinya masing masing untuk menarik benang, untuk kemudian diganti oleh benang yang lain. Begitu lah kira kira cara pembuatan Songket Palembang.
Ada beberapa jenis motif Songket Palembang:
Songket Lepus.
Awalnya Songket Lepus diperuntukan khusus kepada lingkungan bangsawan dan songket ini merupakan songket pertama yang ada di Palembang. Motif songket Lepus dengan anyaman dan corak benang emas menutupi hampir seluruh bagian kain.
Songket Tawur.
Motif tegel kembang tabur terilhami dari salah satu corak kain songket berjuluk motif tawur. Motif khas Palembang ini, juga biasa disebut motif tabur. Biasanya berwujud sehelai kain tenun yang bertabur bunga, bintang atau keduanya.
Bunga yang tersemat dalam kain itu melambambangkan sikap ramah tamah dan sopan santun. Sedangkan bintang mewakili sikap takzim terhadap alam semesta.
Songket bunga-bunga.
Motif yang memiliki bunga. Awalnya motif bunga yang digunakan adalah jenis bunga mas dan bunga pacik. Songket bunga bunga pacik ditenun dengan kapas putih, benang emas tidak banyak terlihat pada permukaan kain dan benang emas biasanya mengisi sebagian motif selingan. Biasanya Songket bungo pacik ini digunakan orang Palembang yang keturunan Arab.
Songket Trester
Motif terdapat pada kedua ujung pangkal dan pinggir kain. Benang emas banyak digantikan dengan benang katun berwarna emas walaupun ada beberapa benang yang masih tetap menggunakan benang emas.
Songket Limar.
Kata Limar pada songket ini diambil dari kata berlimar-limar atau berwana warni. Songket ini memiliki benang sutra dengan kombinasi warna beragam dimana benang yang digunakan harus dicelupkan terlebih dahulu kedalam perwarna baru setelah itu dikeringkan dan digunakan untuk membuat Songket Limar.












0 comments:
Post a Comment